• May 6, 2021

Mengendalikan Masa Depan

Pernahkah Anda merasa cemas tentang rencana atau situasi di masa depan?

Masa depan memang adalah sisi misterius dalam kehidupan manusia. Karena ada di dalamnya suatu kehendak ilahi yang turut berperan. Namun demikian, kita tidaklah dilahirkan hanya untuk suatu kodrat ‘penantian’. Kita memiliki hak untuk menentukan apa yang kita lakukan, apa yang menjadi keinginan kita dan kemana arah tujuan dan harapan masa depan kita, selama itu semua baik, bermanfaat dan selaras dengan maksud dan tujuan penciptaan, maka niscaya akan terwujud… 

Manusia diciptakan dengan kemampuan moral untuk memilih dan juga bertanggung-jawab atas pilihannya itu. Setiap orang memiliki takdirnya sendiri. Oleh karenanya Anda dimungkinkan untuk mengendalikan masa depan, dan bahkan menjadi apa saja yang Anda inginkan. Apapun itu!

​Mengapa kita harus merencanakan masa depan kita secara strategis? Pertanyaan ini jarang ditanyakan karena dominasi permasalahan hidup menunjukkan bahwa kebanyakan orang tidak memikirkannya, atau tidak fokus merencanakannya dengan baik. Mereka hanya menjalankan hidup apa adanya, tidak banyak berpikir untuk lebih di kemudian hari.

Rencana strategis sesungguhnya adalah merupakan peta utama dan kompas dari kehidupan. Ini menimbulkan salah satu aspek mendasar dari proses perjalanan realisasinya. Dalam menghasilkan suatu rencana, biasanya faktor ketidakpastian akan faktor dominan mengendalikan kecemasan terhadap masa depan yang tidak dapat diprediksi.

​Banyak proses perencanaan strategis didasarkan pada asumsi bahwa ‘masa depan’ adalah sebagai suatu ketidakpastian nyata, dan peran perencanaan strategis hanyalah untuk mencari dan menemukan aspek mana dari misi dan kegiatan seseorang yang dibangun sebagai sekedar angan-angan palsu dan pelipur harapan semata-mata. Ini kadang-kadang dapat membentuk pola defensif dalam diri seseorang yang dapat mengubah proses strategis menjadi sesuatu upaya pencegahan dari mengalami risiko. Mereka berusaha melindunginya dari ketidakpastian dan dari potensi timbulnya risiko tantangan yang berkembang.

Tetapi tahukah Anda bahwa situasi Anda tidak sepenuhnya kebetulan, banyak hal dapat terjadi dan itu tidak selalu terjadi secara kebetulan.

Banyak orang hidup dengan pola yang agak apatis; alih-alih menjalankan kehidupan dengan semangat juang dan berusaha mewujudkan apa yang selayaknya diinginkan, sebaliknya lebih memilih berkubang dan menerima situasi beracun apa pun yang muncul.

​Sebenarnya itu adalah karakter yang diadopsi dan sepertinya tidak berasal dari kepribadian sejati Anda; itu bukan ekspresi otentik Anda. Karena Anda menyerah tanpa berusaha. Ketakutan ini juga datang dengan keyakinan yang tidak disadari, yang mempengaruhi bahwa Anda tidak layak untuk memiliki hal-hal yang Anda inginkan, bahwa Anda tidak dimaksudkan untuk memperoleh beberapa hal yang luar biasa. Ini adalah mekanisme perlindungan, semacam strategi pertahanan diri. Pola ini bersembunyi di alam bawah sadar Anda dan selalu turut berperan membentuk perilaku dan tindakan-tindakan Anda. Masalahnya sekarang adalah itu akan terus mengendalikan perilaku dan pikiran Anda. Itu akan menuntun Anda untuk menerima situasi yang tidak terpenuhi dan menjalin hubungan yang beracun. Itu juga akan menjadi pengaruh besar dalam menentukan kualitas hidup Anda saat ini. Pada kenyataannya, kesimpulan yang keliru dan picik itu menjadi contoh kesalahan terbesar banyak orang.

Ketahuilah, bahwa tidaklah mungkin pengertian diri yang merugikan ini tidak dapat diubah — meskipun harus diakui bahwa itu dapat dilakukan hanya melalui suatu upaya dan perencanaan yang bersifat sungguh-sungguh. Mungkin Anda masih terlalu muda dan belum diberi kesempatan untuk mengembangkan sumber daya yang dibutuhkan untuk mengatasi secara efektif tentang berbagai tantangan hidup, sehingga Anda merasa cemas, ragu dan akhirnya mengalami kegagalan… Siapakah diantara kita yang belum merasakan sengatan kegagalan?

Kemampuan untuk bertindak dan bereaksi dengan penilaian yang baik sebagian besar merupakan faktor pengalaman, yang akan menumbuhkan ketajaman untuk menganalisis situasi dengan bijaksana. Dan itu akan berkembang seiring waktu.

​Sebagai langkah solusinya tampaknya jelas Anda harus mencoba mengendalikan apa yang di luar kendali Anda, atau berhenti fokus pada apa yang tidak dapat Anda kendalikan. Itu mungkin saja mengurangi kecemasan terkait rencana masa depan Anda.

Terus jalani kehidupan yang positif, disertai ketekunan dan kemauan untuk membuat beberapa perubahan dalam perencanaan dan cara hidup Anda. Perubahan pertama yang perlu Anda lakukan adalah membangun ‘tujuan yang memiliki masa depan lebih baik’. Itu adalah langkah pembentukan persepsi. Karena persepsi Anda adalah realitas Anda. Untuk itulah Anda perlu mengubah persepsi tentang masa depan sehingga dapat mengubah pikiran dan tindakan Anda tentang masa depan tersebut. Ketika Anda mengubah persepsi, Anda juga mengubah cara Anda berpikir dan merasakannya. Emosi dan tindakan Anda ada dalam kendali Anda. Ketika Anda percaya bahwa Anda memiliki kendali atas diri Anda sendiri, maka kecemasan Anda turun karena sekarang Anda berkemampuan mengendalikan hidup Anda sendiri. Dalam perspektif baru tentang kehidupan ini Anda akan mulai melihat dunia dengan beberapa harapan dan keajaibannya. Perubahan terbesar adalah bahwa sekarang Anda lebih jelas melihat aspek positif kehidupan. Sekarang Anda akan menjalani kehidupan yang lebih meyakinkan di masa depan yang lebih baik.

Kita tidak diciptakan untuk suatu maksud yang buruk bagi kehidupan kita. Karena Dia yang berkuasa atas kita semua adalah sumber kebenaran dan kebaikan, bukanlah sumber kejahatan dan kegagalan. Berperan dan kendalikan hidup ini, ‘jangan hidup dalam kematian, mati dalam kehidupan’.

Babedoo
This image has an empty alt attribute; its file name is Kembali.png

o Inspiratif
o Psikologi
o Tentang Kami